Perilaku Biaya Aktivitas pada manajemen Akuntansi

 


PERILAKU BIAYA AKTIVITAS

 

1.      Dasar-dasar Perilaku Biaya

2.      Jenis-jenis Perilaku Biaya

3.      Sumber Daya, Aktivitas, dan Perilaku Biaya

4.      Teknik Pemisahan Biaya campuran

 

1.      Kategori Perilaku Biaya

Perilaku Biaya adalah pola yang menggambarkan bagaimana jumlah biaya bervariasi atas perubahan aktivitas bisnis. Pada hubungannya perilaku biaya itu berasal dari dua kata, yaitu perilaku dan biaya. Yang mana maksud dari keduanya sangat berbeda meskipun dlam satu konteks kegiatan eknomi.

2.      Jenis-Jenis Perilaku Biaya

·         Biaya Tetap

Biaya tetap yaitu biaya yang jumlah totalnya tidak terpengaruh oleh tingkat aktivitas dakam kisaran relevan (relevan range) tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut dapat dinyatakan bahwa:

a.       Jumlah biaya tetap total tidak berubah dalam kisaran relevan tertentu meski tingkat aktivitas berubah.

b.      Biaya tetap per unit berubah dengan berubahnya tingkat aktivitas.

Sewa Mesin

Jumlah Potongan 3 inci

Biaya Per Unit

60.000

0

N/A

60.000

60.000

1,00

60.000

120.000

0,50

60.000

180.000

0,33

60.000

240.000

0,25

 

·         Biaya Variabel

Biaya variabel yaitu biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan perubahan aktivitas dan volume produksi, sementara jumlah per unitnya tidak berubah. Berdasarkan definisi diatas dapat ditekankan bahwa:

a.       Biaya variabel total berubah proporsional dengan perubahan aktifitas. 

b.      Biaya variabel per unit tidak berubah walaupun aktivitas berubah.

 

Biaya Listrik

Jumlah Potongan 3 Inci

Biaya Per Unit

0

0

0

12.000

60.000

0,20

24.000

120.000

0,20

36.000

180.000

0,20

48.000

240.000

0,20

 

·         Biaya Campuran

Biaya campuran adalah  biaya yang memiliki karakteristik biaya variabel sekaligus biaya tetap.

Karyawan

Gaji Pokok

Komisi Per Unit

0

0

0

12.000

60.000

0,20

24.000

120.000

0,20

36.000

180.000

0,20

48.000

240.000

0,20

 

3.      Sumber Daya, Aktivitas dan Perilaku Biaya

·         Sumber daya merupakan unsur ekonomis yang membuat perusahaan dapat melakukan aktivitasnya, pada perusahaan manufaktur, sumber daya yang meliputi seperti bahan baku,tenaga kerja langsung, kelistrikan, mesin, dan peralatan

·         Sumber daya fleksibel adalah sumber daya yang diperoleh saat diperlukan dan tidak membutuhkan komitmen jangka panjang. Hal ini berarti perusahaan memperoleh sumber daya hanya sebesar yang diperlukan dan tidak memperolehnya saat tidak membutuhkannya

·         Biaya variabel teknis adalah biaya variabel yang memiliki hubungan teknis yang nyatadengan aktivitas yang mengonsumsi biaya tersebut.

·         Biaya variabel diskresioner  adalah biaya variabel yang tidak memiliki hubungan teknis yang nyata dengan aktivitas yang mengkonsumsi biaya tersebut. Biaya ini dikatakan biaya variabel karena diskresi Manajemen

·         Sumber daya terikat adalah sumber daya yang diperoleh dimuka tanpa mempertimbangkan apakah sumber daya yang tersedia tersebut sepenuhnya habis digunakan atau tidak. Terkait dengan komitmen manajer dalam pembuatan keputusan jangka panjang.

·         Sumber daya terikat adalah sumber daya yang diperoleh dimuka tanpa mempertimbangkan apakah sumber daya yang tersedia tersebut sepenuhnya habis digunakan atau tidak. Terkait dengan komitmen manajer dalam pembuatan keputusan jangka panjang.

·         Biaya tetap diskresioner adalah biaya yang muncul dari diskresi (kebijakan) untiuk membelanjakan biaya dalam jumlah tertentu tanpa dipengaruhi besar kecilnya aktivitas perusahaan.



·         Biaya bertahap menampilkan tingkat biaya yang  konstan untuk rentang keluaran tertentu dan pada  titik tertentu naik ke tingkat biaya lebih tinggi, biaya  tersebut tidak berubah untuk rentang keluaran yang  sama

·         Biaya variabel murni adalah biaya yang jumlah totalnya akan berubah sepenuhya secara proporsional mengikuti perubahan aktivitas. Contoh biaya variabel murni adalah biaya bahan baku.

·         Biaya variabel bertahap adalah biaya yang jumlah totalnya tidak berubah dalam kisaranaktivitas tertentu dan berubah sesuai dengan perubahan aktivitas setelah kisaran aktivitastersebut dilewati.

·         Biaya tetap murni adalah biaya tetap yang jumlah totalnya bener-benar konstan dalamkisaran waktu tertentu. Contoh biaya tetep murni adalah depresiasi.

·         Biaya tetap bertahap merupakan biaya yang jumlah totalnya konstan dalam kisaran aktivitas tertentu, tetapi jumlah total tersebut berubah apabila kisaran aktivitas tertentu berubah. Contoh biaya teknisi yang bertugas menginspeksi produk.

 

4.      Teknin Pemisah Biaya Campuran

Biaya Campuran mengandung unsur biaya variabel sekaligus biaya tetap. Agar analisis dan estimasi biaya lebih baik, maka biaya campuran ini harus dipisahkan kedalam biaya variabel dan biaya tetap. Setiap metode menghendaki kita membuat asumsi penyederhanaan hubungan biaya linear. Biaya – biaya campuran dianggap mengikuti hubungan linear berikut :

                                                            Y = F + VX

·         Y = total biaya aktivitas ( variabel tidak bebas )

·         F  = komponen biaya tetap ( parameter titik potong )

·         X = ukuran keluaran aktivitas ( variabel bebas )

·         V = biaya variabel / unit aktivitas.

Ada tiga pendekatan yang lazim digunakan dalam memisahkan biaya variabel dan biaya tetap dalam biaya campuran. ketiga metode tersebut adalah:

1.      Metode Titik Tertinggi dan Terendah

Pada metode ini, dua titik yang dipilih dari scattergraph adalah titik tertinggi dan titik terendah berkenaan dengan tingkat aktivitas. Dua titik ini kemudian digunakan untuk menghitung titik potong dan kemiringan garis dimana kedua titik tersebut terletak.

Persamaan untuk menentukan kemiringan dan perpotongan adalah sebagai berikut :

V = Perubahan_biaya  =  ( Y2 – Y1 )

Perubahan aktivitas        ( X2 – X1 )

F = Total biaya campuran – biaya variabel = Y2 – VX2 atau Y1 – VX1

2.      Metode Scattelop

Pada metode ini menyangkut pemeriksaan scattergraph dan pemilihan dua titik yang tampaknya terbaik untuk mewakili hubungan antara biaya dan aktivitas. Langkah pertama dalam metode ini kita harus memplot titik data sehingga hubungan antara biaya persiapan dan tingkat aktivitas dapat terlihat.

3.      Metode Kuadrat Terkecil

Metode ini menggunakan semua tititk data pada scattergraph dan menghasilkan suatu garis terbaik untuk semua titik. Garis terbaik adalah garis yang terdekat ke semua titik yang diukur melalui penjumlahan kuadrat deviasi titik – titik tersebut dari garis. Garis yang lebih mendekati titik dibandingkan garis yang lainnya disebut  garis kecocokan terbaik yaitu garis dengan jumlah kuadrat deviasi terkecil. Rumus untuk menghasilkan garis terbaik :

         ( ∑XY - ∑X ∑Y / n )

     V = ---------------------------

             ( ∑X2 – ( ∑X )2  / n )

             ∑Y             ∑X

     F = ------  - V   --------

              n                  n

       Persentase variabilitas variabel tidak bebas yang dijelaskan oleh suatu variabel bebas disebut koefisien determasi. Seamakin tinggi persentase variabelitas yang diterangkan semakin baik garisnya. Nilainya berkisar 0 – 1 koefisien determasi diberi tanda R2.

            V ( ∑XY - ∑X  ∑Y  / n )

    R = -----------------------------

              ( ∑Y2 – ( ∑Y )2  / n )

Koefisien Relasi adalah akar dari koefisien determasi. Nilai koefisien korelasi – 1 dan +1.


Comments

Popular posts from this blog

Perhitungan Biaya Absorpsi dan Biaya Variabel, serta Manajemen Persediaan

PIUTANG